Cara Mencegah Kepunahan Hewan dan Tumbuhan



Cara Mencegah Kepunahan Hewan dan Tumbuhan _ di artikel sebelumnya, anda telah membaca mengenai perilaku atau kegiatan manusiayang dapat mempengaruhi keseimbangan ekosistem seperti penebangan hutan, pembakaran hutan dan juga perburuan liar yang dilakukan oleh manusia. Ternyata hal ini sangat berdampak pada kelangsungan hidup hewan di dalam hutan. Karena hutan ditebangi, dan karena perburuan liar yang tak terkendali akibatnya tempat tinggal hewan hewan ini dan juga makanannya semakin lama semakin berkurang. Tidak menutup kemungkinan, hewan hewan maupun tumbuhan yang jumlahnya semakin sedikit akan punah. Oleh karena itu, diperlukan upaya upaya atau tindakan yang dapat mencegah kepunahan hewan dan tumbuhan yang dimaksud. Apa saja cara-cara tersebut? Berikut informasi selengkapnya.

Melindungi Hewan dan Tumbuhan Langka

Pada umumnya setiap negara punya undang-undang atau peraturan tertentu untuk melindungi keberadaan tumbuhan dan hewan langka dari perburuan liar. Ada yang disebut dengan cagar alam (untuk melindungi tumbuhan) dan suaka margasatwa (untuk melindungi keberadaan hewan). Peran serta masyarakat juga sangat penting dalam hal ini, untuk itu pemerintah mengajak dan memberikan Kalpataru kepada masyarakat yang ikut serta melestarikan alam.

Melakukan Pembudidayaan Hewan Atau Tumbuhan Langka

Yaitu dengan cara membudidayakan hewan yang sudah langka seperti buaya misalnya yang populasinya semakin berkurang karena diburu untuk dimanfaatkan kulitnya. Selain itu, pada tumbuhan langka seperti jati, cendana, gaharu yang kerap kali ditebang untuk berbagai keperluan, bahan kerajinan, minyak, bahan kosmetik, mebel dll bisa dilakukan penanaman kembali bibit bibit dari tumbuhan langka tersebut.

Menggunakan Bahan Pengganti dari tumbuhan, Hewan Ternak, atau sintetis

Perburuan pada hewan pada umumnya mengambil manfaat dari bagian tubuh hewan tersebut seperti kulit, gading, cula dan sebagainya. Dengan menggunakan bahan tiruan atau sintetis maka dapat menghentikan perburuan tersebut. Ini juga bisa menjadi cara menanggulangi perburuan dan hewan dan tumbuhan langka.

Demikian cara yang bisa diupayakan untuk menanggulangi atau mencegah kepunahan hewan dan tumbuhan langka. Cara cara tersebut sebagai upaya menjaga kelestarian alam, hewannya maupun tumbuhannya.

Kegiatan Manusia Yang Dapat Mempengaruhi Ekosistem



Kegiatan Manusia Yang Dapat Mempengaruhi Ekosistem _ apa saja kegiatan manusia yang dapat mempengaruhi ekosistem? Penebangan dan pembakaran hutan? Perburuan liar? Penggunaan bahan kimia, perusakan terumbu karang? Semuanya termasuk hal hal yang dapat menyebabkan terganggunya keseimbangan ekosistem di alam. Berikut penjelasan selengkapnya.

Penebangan dan pembakaran Hutan

Penebangan  dan pembakaran hutan adalah  salah satu contoh kegiatan manusia yang dapat mempengaruhi ekosistem/ merusak ekosistem Hutan. Kenapa demikian? Ada banyak dampak buruk jika penebangan dan pembakaran hutan terus dilakukan.

Manusia menebang hutan untuk diambil kayunya, dimanfaatkan untuk banyak keperluan seperti pembuatan kertas. Pembakaran juga kerap dilakukan untuk pembukaan lahan. Namun dampak dari kegiatan ini sangat mempengaruhi keseimbangan ekosistem sebab hutan adalah tempat tinggal berbagai jenis hewan.

Jika hutan tandus hilanglah tempat tinggal dan sumber makanan berbagai jenis hewan. Selain itu jika lagi ada tumbuh-tumbuhan tidak ada lagi penahan air ketika hujan, longsor, dan banjir di daearah hilir akan terjadi.

Penggunaan Pupuk Dan Pestisida secara Berlebihan

Penggunaan bahan kimia seperti pupuk dan pestisida juga dapat menggangu ekosistem yang ada. Utamanya mempengaruhi berbagai hewan pemakan tanaman, zat kimia masuk kedalam tubuh hewan tersebut. Selain itu zat kimia pupuk dan pestisida dapat terbawa air ke sungai dan mencemari sungai dan berbagai hewan air.

Perburuan Liar

Berburu adalah kegiatan yang sering dilakukan manusia sejak dulu. Namun perburuan liar yang tak terkendali dapat mengurangi populasi hewan yang ada didalamnya. Umumnya manusia melakukan perburuan liar untuk mengkonsumsi daging hewan atau memanfaatkan kulitnya. Harimau sering dimanfaatkan kulitnya, namun jika sampai satu jenis harimau punah, hewan hewan yang dimangsanya seperti rusa akan berkembangbiak dengan pesat, namun bisa mati kelaparan karena kehabisan makanan.

Perusakan Terumbu Karang

Cara manusia mencari ikan dengan bahan peledak dapat merusak terumbu karang, kadang terumbu karang juga sengaja diambil untuk dijual. Tetapi kegiatan ini sangat dapat mempengaruhi keseimbangan ekosistem di laut. Karena ikan kehilangan tempat tinggal, tempat mencari makan, dan tentu saja merusak keberadaan terumbu karang.

Pembangunan Industri

Pembangunan industri atau pabrik dilakukan manusia untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidup. Tapi bagaimana pabrik dapat merusak ekosistem? Tentu saja dari limbah pabrik tersebut. Ketika limbah dibuang ke sungai dapat mencemari air, membunuh ikan dan hewan air lainnya juga dapat mencemari laut jika air limbah tersebut sampai ke laut.

Demikian informasi mengenai berbagai kegiatan manusia yang ternyata dapat merusak ekosistem/ keseimbangan ekosistem.

Perkembangbiakan Vegetatif, Generatif dan Contohnya



Perkembangbiakan Vegetatif, Generatif dan Contohnya _ Pembahasan kali ini masih mengenai perkembangbiakan makhluk hidup, setelah sebelumnya sudah dibahas mengenai perkembangbiakan pada hewan. Ada hewan yang berkembangbiak dengan bertunas, bertelur, melahirkan, bertelur melahirkan atau ovovivipar. Demikian juga dengan tumbuhan ada banyak macam cara tumbuhan berkembangbiak yang terbagi dalam 2 jenis vegetatif dan generatif. Vegetatif pada tumbuhan juga terbagi lagi menjadi vegetatif alami dan vegetatif buatan. Cara vegetatif adalah perkembangbiakan  tumbuhan tanpa perkawinan. Sementara perkembangbiakan generatif pada tumbuhan umunya terjadi pada tumbuhan berbunga yang disebut dengan proses penyerbukan. Apakah kamu pernah mencangkok tanaman? Mencangkok mangga, jambu, atau rambutan? Ini termasuk dalam vegetatif buatan, yaitu makhluk hidup baru terbentuk dengan bantuan manusia. Lalu, apa sajakah contoh-contoh vegetatif dan generatif pada tumbuhan ini? Berikut penjelasan selengkapnya.

Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Vegetatif alami : Membelah Diri, Spora, Akar tinggal, Umbi Lapis, Umbi batang, Umbi Akar, Geragih, Tunas

Membelah Diri
Cara membelah diri terdapat pada tumbuhan tingkat rendah atau ber-sel satu seperti ganggang Hijau
Contoh
·         Ganggang hijau

Spora
Tumbuhan yang berkembangbiak dengan spora adalah berbagai jenis tumbuhan paku.  Spora terdapat  di kotak spora pada tumbuhan paku, bentuknya seperti biji sangat kecil. Kalau anda membalik tumbuhan paku ini maka  akan terlihat kotak  spora.
Contoh Spora
·         Suplir
·         Paku ekor kuda
·         Paku tanduk rusa
·         Berbagai jenis pakis

Akar Tinggal/ Rizoma
Akar tinggal atau rizoma merupakan batang yang tertanam dan tumbuh di tanah.
Ciri-ciri akar tinggal atau rizoma : bentuknya mirip akar tetapi berbuku-buku seperti batang dan pada ujungnya terdapat kuncup, pada setiap buku terdapat semacam daun yang berubah menjadi sisik, pada ketiak sisik terdapat tunas.
Contoh Akar tinggal/ Rizoma
·         Jahe
·         Lengkuas
·         Temulawak
·         Kunyit
·         Rumput

Umbi Lapis
Contoh yang paling sering ditemui pada umbi lapis adalah bawang merah. Yaitu umbi yang berlapis lapis dan ditengahnya tumbuh tunas, tunas yang tumbuh bisa disebut siung.
Contoh  umbi lapis
·         Bawang merah
·         Bawang bombai
·         Bawang putih
·         Bunga bakung
·         Bunga tulip

Umbi Batang
Umbi pada jenis tumbuhan “umbi batang”  sesungguhnya adalah batang yang tumbuh ke dalam tanah.
Contoh Umbi batang
·         Ubi jalar
·         Kentang

Geragih/ Stolon
Geragih atau stolon adalah batang menjalar diatas atau dibawah permukaan tanah.
Contoh Geragih/ Stolon
·         Arbie
·         Pegagan
·         Semanggi
·         Rumput teki

Tunas
Tumbuhan berkembangbiak dengan tunas  adalah apabila tunas dari  tumbuhan induk tumbuh menjadi tumbuhan baru.
Contoh Tunas
·         Pisang
·         Bambu
Tunas Adventif
Adalah tunas yang tumbuh bukan dari ujung batang atau ketiak daun

Contoh Tunas Adventif
·         Cocor Bebek

Perkembangbiakan Secara vegetatif Buatan : Cangkok, Setek, Runduk
Vegetatif  buatan adalah perkembangbiakan tumbuhan dengan bantuan manusia.

Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Generatif
Dialami oleh tumbuhan berbunga, perkembangbiakan diawali dengan penyerbukan, pembuahan, dan biji terbentuk, tumbuh menjadi tanaman baru

Cara-cara Penyerbukan

1.    Penyerbukan Sendiri, yaitu apabila serbuk sari jatuh dari satu bunga ke kepala putik bunga itu sendiri
2.    Penyerbukan Tetangga, yaitu apabila serbuk sari dari satu bunga jatuh ke kepala putik bunga lain, tetapi masih dalam satu tumbuhan
3.    Penyerbukan silang , yaitu apabila serbuk sari dari satu bunga jatuh ke kepala putik bunga lain yang tidak satu tumbuhan, tetapi masih satu jenis tumbuhan
4.    Penyerbukan Bastar, yaitu apabila serbuk sari dari bunga jatuh ke kepala putik bugnan lain yang sejenis, namun varietasnya berbeda.

Demikian informasi kali ini mengenai perkembangbiakan vegetatif alami, vegetatif buatan, generatif.

Pengertian Ovipar, vivipar, dan Ovovivipar (Perkembangbiakan Hewan)



Pengertian Ovipar, vivipar, dan Ovovivipar (Perkembangbiakan Hewan) _ sebelumnya kita telah membahas mengenai apa dan bagaimana ciri ciri khusus pada hewan dan tumbuhan untuk cara mereka menyesuaikan diri dengan lingkungannya dan cara mereka bertahan hidup. Kali ini masih tentang hewan dan tumbuhan yaitu bagaimana cara perkembangbiakan hewan dan tumbuhan. Taukah kamu? Hewan dalam perkembangbiakannya dapat dibagi menjadi beberapa kelompok, yaitu bagaimana cara hewan dan tumbuhan tersebut berkembangbiak adalah yang akan dibahas kali ini. Sementara itu bagaimana macam cara tumbuhan berkembangbiak akan dibahas pada postingan berikutnya. Pada hewan, tentu kamu sudah mengetahui apa yang termasuk hewan bertelur, hewan melahirkan, ada juga hewan bertelur dan melahirkan? Istilah pada masing masing cara hewan berkembangbiak ini dikenal dengan Ovipar (bertelur), vivipar (melahirkan), dan juga ovovivipar (bertelur dan melahirkan), dan satu lagi jenis perkembangbiakan pada hewan adalah Bertunas. Ternyata ada 4 kelompok hewan yang dapat dibedakan sesuai dengan cara mereka berkembangbiak yaitu ovipar, vivipar, ovovivipar, dan bertunas. Bagaimana cara perkembangbiakan hewan tersebut dan apa saja contoh contoh hewannya? Berikut penjelasan selengkapnya.
Hewan berkembangbiak dengan berbagai cara yang disebut dengan bertunas, ovipar, vivipar, dan ovovivipar untuk melestarikan jenis mereka. Berikut selengkapnya tentang perkembangbiakan hewan.

 
Bertunas
Memangnya ada ya hewan yang bertunas? Kalau tumbuhan sepertinya ada.. Nah, ternyata bukan tumbuhan saja yang dapat berkembangbiak dengan cara bertunas tetapi hewan juga. Dia adalah Hydra. Bertunas adalah cara berkembangbiak pada hewan tanpa proses perkawinan. Contoh hewannya adalah hydra. Sebuah tunas kecil akan tumbuh dari hydra dewasa, selanjutnya tunas akan lepas dari induknya dan menjadi hydra dewasa.
Bertelur (Ovipar)
Tentu kamu sudah pada tau jenis hewan apa saja yang bertelur bukan? Cara perkembangbiakan hewan dengan bertelur ini disebut juga dengan Ovipar yang berasal dari kata “Ovum” yang artinya telur. Ada banyak sekali contoh hewannya mulai dari jenis burung, ikan, serangga, dan juga hewan amfibi.
Melahirkan (vivipar)
Cara perkembangbiakan hewan selanjutnya adalah melahirkan, dapat kita ketahui dari berbagai jenis hewan seperti kucing, anjing, sapi, kijang, harimau dan masih banyak lagi. Hewan yang berkembangbiak dengan cara melahirkan disebut juga dengan vivipar.
Bertelur-Melahirkan (ovovivipar)
Cara berkembangbiak dengan bertelur-melahirkan disebut dengan ovovivipar. Yang tergolong ovovivipar adalah hewan reptil, termasuk beberapa jenis ular dan kadal. Cara ini merupakan perpaduan cara bertelur dan melahirkan. Jadi jenis hewan ini mengeluarkan telur namun telur yang dikeluarkan itu telah tumbuh menjadi calon bayi.
Dari cara cara hewan tersebut berkembangbiak, terdapat beberapa perbedaan ciri hewan tersebut. Seperti misalnya perbedaan antara hewan bertelur dan hewan melahirkan
·           Hewan melahirkan mengalami masa mengandung, sedangkan hewan bertelur tidak memiliki masa mengandung
·           Hewan melahirkan memiliki kelenjar susu sehingga dapat menyusui anaknya. Sementara pada umumnya hewan bertelur tidak.
Itu dia yang disebut dengan bertunas, ovipar, vivipar, dan ovovivipar yaitu macam macam cara hewan berkembangbiak. Selain hewan ada macam cara berkembangbiak juga pada tumbuhan yang dibagi menjadi cara vegetatif dan generatif, akan dibahas pada artikel selenjutnya.

Search This Blog