-->

Mengisolasi permasalahan PC dalam jaringan

MENGISOLASI PERMASALAHAN PC DALAM JARINGAN
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiImD2Pbh4mnldNEvYm9cgF5k-m-5JJuAoRZ5qOdUllmvkVgxR2uRO5jKv1bNeKNiM7GZiaTKwXoeMc5W39Gdk7N6cepEd09qSynUL0rSXnaKGptNOZgUMMpfOKGBD3ugoK7uA0zo435Dc/s1600/servis.jpg
Tindakan pengisolasian termasuk di dalamnya merupakan jalan keluar (pemecahan) dari permasalahan yang di hadapi.
Tindakan pengisolasian untuk melakukan perbaikan dalam jaringan dapat di pisahkan menjadi dua, yakni pengisolasian  secara hardware dan software.

1. Pengisolasian permasalahan secara hardware
Tindaka pengisolasian kerusakan yang di sebabkan oleh hardware harus di lakukan dengan cara terstruktur dan sisitematis di harapkan dengan cepat dapat menemukan sumber kerusakan dan sumber permasalahan.
Tindakan pengisolasian secara terstruktur dan sisitematis dapat dilakukan sebagai berikut :

A. Tindakan pertama : (mengisolasi kerusakan pada kartu jaringan)
Tindakan pengisolasian dapat di lakukan dengan cara melihat indikator pada lampu kartu jaringan tersebut.
jika kartu jaringan dalam kondisi aktif atau yang bekerja baik mampu menyala dan saat tidak aktif atau rusak maka lampu tidak menyala saat komputer teah di hidupkan dan terhubung dengan jaringan komputer yang lain ataupun dengan HUB/SWITCH.
Dapat juga di lihat pada window control panel=> double klik system pilih menu device maneger.

B. Tindakan kedua: (mengisolasi permasalahan pengkabelan dan konektor)
Tindakan pengisolasian pengkabelan dan konektor terdapat perbedaan antara model coaxial dengan konektor BNC dan pengkabelan UTP dengan konektor RJ45.

• Pengisolasian untuk pengkabelan coaxial dengan konektor BNC.
Pengisolasian untuk pengkabelan jenis coaxial lebih rumit, karena apabila terjadi jaringan yang down untuk jaringan bertopologi BUS atau RING menggunakan kabel coaxial harus di lakukan pengecekan satu persatu diantaranya :

1). Kabel terbuka (open). Kondisi ini menyatakan bahwa telah terjadi putusnya kabel dalam jaringan yang menyebabkan kabel tidak dapat menghantarkan data.

2). Konektor longgar (tidak terhubung). Kondisi ini terjadi pada koneksi antar kartu jaringan dengan konektor kabel.

3). Kabel short. Kondisi ini menyatakan bahwa telah terjadi kabel yang hubung singkat dalam jaringan.

4). Resistor pada  terminating conector

5). Short pada pemasangan kabel dan plug konektor

6). Longgar pada male konektor®

kerusakan atau kesalahan software yang sering terjadi pada jaringan LAN

kerusakan atau kesalahan software yang sering terjadi pada jaringan LAN
 http://www.welcomia.com/uploads/preview/lan_error_4276.jpg
Permasalahan yang sering muncul pada bagian software pada umumnya bisa di kelompokkan menjadi:

1. Kesalahan settting konfigurasi jaringan
Kesalahan setting sering konfigurasi sering terjadi pada kartu jaringan yang menggunakan model ISA. Karna kita harus menentukan :
°alamat port I/O
°Nomor interupt
°direct memory
°acces request line
°buffer memory address
Berbeda dengan kartu model ISA , kartu jaringan yang menggunkan model PCI tidak perlu meng-sett karna secara otomatis telah tersedia

2  Kesalahan protocol yang di gunakan
Hal ini sering terjadi pada kartu jaringan yang menggunakan slot ISA karna penentuan harus di lakukan secara menual. Apabila kita menggunakan protocol kartu jaringan model PCI hal tersebut jarang terjadi apabila kita telah menginstal driver dengan benar.

3. Kesalahan peng’alamatan IP
Setiap komputer dalam suatu jaringan merupakan identifikasi alamat yang unik, sehingga tidak di perbolehkan ada alamat yang sama. IP address dalam jaringan tidak di perbolehkan sama karna merupakan identitas untuk masing-masing komputer dalam jaringan untuk komunikasi data, jika terjadi alamat yang sama maka kedua komputer tidak dapat megakses jaringan karena terjadi perubahan nomor alamat tersebut.

Peristilahan- Peristilahan komputer yang terhubung dalam jaringan




Berikut peristilahan- peristilahan komputer yang tersambung dalam jaringan

Topologi=> cara menghubungkan komputer dalam jaringan
LAN Card=> suatu pheriperal komputer yang di gunakan untuk menghubungkan komputer dengan komputer lainnya
Konektor=> suatu pheriperal yang di gunakan untuk menghubungkan suatu node ke node lain melalui kabel
UTP (unshielded twisted pair)=> merupakan sepasang kabel yang di lilitkan satu sama lain dengan tujuan mengurangi interperensi listrik yang terdapt dari 2,4 atau lebih pasang (umumnya yang di pakai dalam jaringan adalah 4/8 pasang kabel) dengan metode pengawatan
IP Address=> alamat internet protocol yang merupakan nama sebuah komputer yang terhubung dalam jaringan dengan bentuk aturan tertentu
Sharing=> penggunaan bersama sumber daya (pheriperal dan daya) yang terdapat dalam komputer dalam jaringan
Trouble Shooting=> pemecahan permasalahan yang sering terjadi
WOST (word station) komputer pengguna
=>Local-Area Network (LAN) : komputer yang
terhubung berada pada tempat yang
berdekatan secara gografis (misalkan satu
gedung).
=> Metropolitan-Area Network (MAN) :
komputer yang terhubung berada dalam
jangkauan lebih luas dari LAN. Umumnya
menghubungkan antar gedung atau
perkantoran dalam area satu kota.
=> Wide-Area Network (WAN) : komputer yang
terhubung berada pada tempat yang
berjauhan dan dihubungkan dengan line
telepon atau gelombang radio. Jangkauannya
luas, bisa antarnegara, bahkan antarbenua.
=> NIC : NIC (network interface card) atau biasa
disebut LAN card (Local Area Network Card)
adalah expansion board yang digunakan
supaya komputer dapat dihubungkan dengan
jaringan. Sebagian besar NIC dirancang untuk
jaringan, protokol, dan media tertentu.
=> Backbone : Backbone adalah saluran atau
koneksi berkecepatan tinggi yang menjadi
lintasan utama dalam sebuah jaringan.
=> Bandwidth: bandwidth menunjukan kapasitas
dalam membawa informasi. Istilah ini dapat
digunakan dalam banyak hal: telepon, jaringan
kabel, bus, sinyal frekuensi radio, dan
monitor. Paling tepat, bandwidth diukur
dengan putaran perdetik (cycles per second),
atau hertz (Hz), yaitu perbedaan antara
frekuensi terendah dan tertinggi yang dapat
ditransmisikan. Tetapi juga sering digunakan
ukuran bit per second (bps).
=> Bridge : Bridge adalah peranti yang
meneruskan lalu lintas antara segmen jaringan
berdasar informasi pada lapisan data link.
Segmen ini mempunyai alamat lapisan
jaringan yang sama. Setiap jaringan
seharusnya hanya mempunyai sebuah bridge
utama.
=> DNS : DNS (domain name sistem) adalah
sistem yang menerjemahkan domain Internet,
seperti www.microsoft.com menjadi alamat
Internet, yaitu serangkaian nomor yang
terlihat seperti 101.232.12.5. Istilah DNS
berhubungan dengan konvensi untuk
penamaan host pada Internet dan cara
penangan nama-nama tersebut 
=> Ethernet : Ethernet adalah protokol LAN yang
dikembangkan oleh Xerox Corporation yang
bekerjasama dengan DEC dan Intel pada tahun
1976. Ethernet menggunakan topologi bus
atau star dan medukung transfer data sampai
dengan 10 Mbps. Versi Ethernet yang lebih
baru yang disebut 100Base-T (atau Fast
Ethernet), mendukung transfer data sampai
dengan 100 Mbps, dan versi terbarunya,
Gigabit Ethernet, mendukung tranfer data
sampai dengan 1 Gigabit per detik atau 1000
Mbps.
=> Fast Ethernet : Fast Ethernet seperti Ethernet
biasa, namun dengan kecepatan transfer data
yang lebih cepat, sampai dengan 100 mbps.
Ethernet ini juga disebut 100BaseT.
=> Gateway : Istilah gateway merujuk kepada
hardware atau software yang menjembatani
dua aplikasi atau jaringan yang tidak
kompatibel, sehingga data dapat ditransfer
antar komputer yang berbeda-beda. Salah satu
contoh penggunaan gateway adalah pada
email, sehingga pertukaran email dapat
dilakukan pada sistem yang berbeda.
Loading...
Loading...