Home » , » Faktor kegagalan wirausaha

Faktor kegagalan wirausaha

Faktor kegagalan wirausaha

Faktor kegagalan wirausaha | Tidak ada wirausaha yang tidak pernah mengalami kegagalan dan wirausaha yang sukses selalu bangkit dari setiap kegagalan. Apabila wirausaha itu berhenti mencoba lagi maka wirausaha tersebut telah gagal dalam usaha. Berikut faktor kegagalan wirausaha:

1.  Tidak pernah atau jarang membuat perencanaan usaha secara tertulis
Apapun usaha anda, rencanakan dengan baik. Banyak usaha yang tiba-tiba tutup dikarenakan tidak mempunyai perencanaan yang jelas.

2. Usaha yang dijalankan bertentangan dengan pendidikan, latar belakang, pengalaman, atau kesukaan wirausaha
Usaha seperti pasangan jiwa, sehingga bila hati dan diri anda tidak cocok dengan jenis usahanya, sudah pasti terjadi penolakan dari dalam hati dan pikiran anda. Maka pilihlah usaha yang cocok dan sesuai dengan keinginan anda.

3. Lokasi yang tidak tepat untuk usaha
Usaha membutuhkan lokasi dengan tingkat lalu lintas (traffic) yang tinggi sehingga nama usaha anda cepat dikenal, diketahui pelanggan, dan akan semakin populer.

4. Tidak memiliki specialist person (karyawan yang ahli)
Setiap usaha itu pasti mengandung unsur specialist person (karyawan yang memiliki keahlian tertentu) yang menjadi faktor penentu kualitas dan perkembangan perusahaan.

5. Perencanaan usaha tidak berorientasi kedepan
Usaha memerlukan perencanaan usaha yang berorientasi kedepan, baik perencanaan jangka panjang atau jangka pendek. Visi dan misi kedepan akan menentukan arah gerak pertumbuhan perusahaan. Itulah pentingnya sebuah tujuan yang akan membentuk seperti apa usaha anda kedepan.

6. Tidak melakukan riset dan analisa pasar
Setiap usaha membutuhkan riset/penelitian dan analisa pasar. Usaha yang tidak melakukan riset cenderung nekad sehingga mudah sekali jatuh karena tidak ada link (hubungan) dengan pasarnya, dan ini tentu sulit berkembang.

7. Masalah legalitas dan perijinan
Usaha juga memerlukan ijin dan legalitas, baik itu ijin usaha, ijin domisili, SIUP (Surat Ijin Usaha Perusahaan) , atau HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) seperti merek dan nama perusahaan. Bila tidak ada legalitas dan perijinan, usaha anda suatu saat dapat disegel dan dilarang beroperasi, hal ini tentu membahayakan.

8. Tidak kreatif dan inovatif
Anda harus kreatif dalam mengatasi masalah yang ada manjadi sebuah manfaat dan harus inovatif agar usaha anda memiliki ciri khas, keunikan, dan nilai tambah. Dengan demikian kreativitas dan inovasi merupakan cara jitu untuk keluar dari tekanan persaingan.

9. Cepat puas diri
Hindari rasa cepat berpuas diri karena menurut kata-kata bijak ‘’pesaing itu tidak pernah tidur”.

10. One man show or the boss (dominan)
Banyak wirausaha yang bermental bossy (seorang bos) yang cenderung One man show (saya adalah segala-galanya). Dalam proses pengambilan keputusan, tidak ada yang berani mengganggu gugat. Karyawan harus menuruti perintah, bukan diajak bekerja sama. Usaha yang ditangani oleh pemimpin tipe ini akan mengalami banyak kendala sehingga tingkat kegagalannya cenderung tinggi.

11. Anggota keluarga ikut masuk ke dalamnya
Perusahaan keluarga memang memiliki kelemahan terutama bila istri/suami masuk ke dalam proses operasional dan ikut dalam pengambilan keputusan. Jadi tampak tidak jelas lagi dan kegagalan sering menghinggapi usaha yang mempunyai masalah ini.

12. Kesulitan keuangan
Ini yang sebagian menghinggapi dan menjadi faktor kegagalan wirausaha, karena adanya masalah keuangan berarti energi sebuah bisnis juga bermasalah sehingga berdampak pada modal karyawan.


0 komentar:

Post a Comment

Google+ Followers

Pencarian